Pages

Hanya ada di Indonesia

Di salah satu acara TV , ada program dengan nama “hanya ada di Indonesia”. Hanya ada di Indonesia ini bukanlah berarti Indonesia mempunyai sesuatu yang harus dibanggakan, tetapi sindiran kepada Indonesia tentang hal-hal unik yang kadang tidak masuk akal sehat, salah satunya misalnya pasar di tepian rel kereta api, dimana ketika kereta sedang melintas maka para pedangang maupun pembelinya harus cepat-cepat menepi kalau tidak mau dilindas kereta api, ada juga tayangan mengenai kondisi perlintasan kereta api yang padat namun tidak dijaga. Hal-hal yang menunjukkan minimnya nilai pendidikan di sebagian Indonesia.


Itu hanya sebagian kecil dari kondisi ironis yang ada di Indonesia. Hal-hal yang besar sekalipun banyak sekali yang berlawanan dengan yang seharusnya, misalnya:


  1. Indonesia adalah Negara dengan wilayah pantai terpanjang didunia, tetapi garam saja kita harus impor dari luar negeri, padahal garam ini kan di produksinya di sepanjang pantai.
  2. Negara dengan lokasi di sekitar katulistiwa tetapi menjadi salah satu pengimpor gula terbesar dunia.
  3. Mengaku sebagai Negara agraris tetapi masih juga belum bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri (pangan berarti makanan dan minuman, termasuk susu, daging, kedelei, dll)
  4. Mempunyai sumber energi yang sangat besar tetapi kekurangan listrik dalam jumlah besar (terletak di daerah katulistiwa berarti mendapatkan paling banyak energi matahari disbanding Negara lain, terletak di cincin pegunungan api berarti mempunyai energi panas bumi yang besar, minyak bumi, gas alam, batubara, semuanya tersedia).
  5. Menjadi salah satu Negara eksportir gas terbesar tetapi banyak pabrik pupuk yang tidak beroperasi karena kekurangan gas.
  6. Mengaku sebagai Negara maritim tetapi tidak punya angkatan laut yang kuat untuk sekedar menjaga kelautan dari serbuan nelayan asing (apalagi perompak).
  7. Sektor-sektor pekerjaan yang fundamental seperti petani dan nelayan justru merupakan pekerjaan yang dianggap kotor dan tidak menghasilkan kehidupan yang layak.
  8. Negara dengan kekayaan alam (emas, timah, bauksit, tembaga, batubara, dll) yang melimpah tetapi miskin.

Aku kira masih banyak sekali hal-hal seperti ini, yang membuat kita hanya bertanya mengapa tanpa berusaha bengkit untuk memperbaiki keadaan. Mungkin juga hal-hal di atas terjadi karena kita hanya bertanya mengapa tetapi tidak segera berusaha mencari penyelesaiannya.

0 comments: